Sementara akun @ChaerulK1 mencuit, ”Rakyat DKI sdh mengeluarkan uang, tenaga, pikiran & waktu hanya utk memilih mrk agar bisa "duduk" di kursi DPRD & mendapat sebutan "Anggota Dewan Yang Terhormat" ... tp bgtu udh dapet semuanya koq "kursi" nya malah ditinggalin, apa bkn pengkhianatan ini namanya.”
Baca Juga: Ketua DPRD DKI Tegaskan Kenaikan Gaji dan Tunjangan Anggota Dewan Hoaks
Politikus muda PSI Tsamara Amany melalui akun Twitter-nya @TsamaraDKI mengatakan, langkah mayoritas anggota DPRD DKI yang mempermalukan PSI dengan melakukan aksi walk out ketika Fraksi PSI menyampaikan pandangan resminya, merupakan risiko yang harus ditanggung partainya. Namun, dia justru merasa terhormat menjadi musuh bersama demi kepentingan rakyat.
”Risiko yang harus kami terima ketika berani menggagalkan rencana naik gaji & tunjangan anggota DPRD DKI sebesar Rp700 juta per bulan. Dimusuhi karena menjaga uang rakyat adalah sebuah kehormatan,” cuitnya.
(Arief Setyadi )