Pesawat Antariksa China Jatuh pada 4 Januari di Selatan Kalimantan

Sigit Dzakwan, Jurnalis
Rabu 06 Januari 2021 13:43 WIB
(Foto : Antara)
Share :

KOTAWARINGIN BARAT - Serpihan logam dan sejumlah elemen elektronik ditemukan di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng), diperkirakan jatuh pada 4 Januari 2020 pukul 14.25 WIB di selatan Kalimantan dari ketinggian 118 km.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Indonesia pun mengidentifikasi asal muasal benda tersebut. Kepala Lapan, Prof Thomas Djamaluddin dalam rilisnya mengatakan puing tersebut diduga adalah bagian dari roket yang dipakai untuk peluncuran satelit milik China.

"Dugaan sementara itu bagian roket CZ-3B dengan nomor katalog 4470. Roket digunakan untuk peluncuran Beidou 3-IGSO 3 pada 4 November 2019," kata Thomas saat dimintai konfirmasi Rabu (6/1/2021).

Benda tersebut terjatuh di wilayah Indonesia. Jatuhnya termonitor satelit milik Lapan. "Perkiraan jatuh 4 Januari 2020 pukul 14.25 WIB di selatan Kalimantan dari ketinggian 118 km," kata Thomas.

Diberitakan sebelumnya, puing logam tersebut ditemukan di Pantai Dusun Teluk Raggau, Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Kalteng, pada awal Januari ini. Benda tersebut ditemukan seorang warga yang saat itu hendak memancing.

Tim gabungan lalu mengecek ke lokasi. Tim ini terdiri dari Ditpolairud Polda Kalteng, Lanud Iskandar, KSOP, Pos AL Kumai, Basarnas, Kodim, Satpolair Polres Kotawaringin Barat, Polsek Kumai, dan warga sekitar yang menemukan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya