JAKARTA - Salah satu keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Rafiq Yusuf Alydrus, mengaku masih menunggu proses identifikasi jenazah istrinya, yang bernama Panca Widya Nursanti.
"Saya ke RS Polri hanya mau cari kejelasan tentang kondisi yang ada (proses identifikasi). Untuk data pendukung sudah saya sampaikan kepada pihak yang membutuhkan seperti tes DNA," kata Rafiq saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Selasa (12/1/2021).
Baca juga: Sriwijaya Air Jamin Pemenuhan Hak pada Keluarga Penumpang
Dia menjelaskan, untuk proses pengambilan sampel DNA sudah dilakukan di Pontianak tempat dirinya tinggal bersama keluarga dan tinggal menunggu konfirmasi.
"Untuk data hari ini tidak disampaikan karena sudah kami berikan data primer dan sekunder ketika di Pontianak," ujarnya.
Baca juga: Curhat Pilu Pramugari Aldha Refa yang Ditinggal Okky Bisma Korban Sriwijaya Air
Rafiq mengungkapkan, bahwa data ante-mortem sudah diberikan anak pertamanya, seperti gigi dan darah untuk dicocokan dengan korban.
Rafiq mengatakan, kalau jenazah istrinya sudah diidentifikasi maka rencananya akan dimakamkan di Pontianak.
Dia menceritakan isterinya, Panca, merupakan guru PPKN di SMK Negeri 3 Pontianak. Panca yang taggal kelahiran 17 April 1974 ini meninggalkan seorang suami dan empat orang anak terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan.