JAKARTA - Sejumlah bangunan di Majene, Sulawesi Barat, rusak imbas guncangan gempa magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1/2021) pukul 01.28 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene melaporkan 62 rumah rusak. Selain itu, satu puskesmas dan Kantor Danramil Marunda mengalami rusak berat.
"Sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB)," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan tertulis.
Selain itu, BPBD setempat juga menginformasikan longsor di 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus).
"Merespon kondisi ini, BPBD setempat melakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian," katanya.
Ia melanjutkan, kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis, dan terpal.
Baca Juga : BPBD Mamuju : 3 Orang Meninggal dan 24 Terluka Dampak Gempa M 6,2
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menginformasikan warganya merasakan gempa kuat selama 5 hingga 7 detik. Gempa yang berpusat 6 km timur laut Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) membuat para warga panik. Kepanikan membuat mereka keluar rumah. Laporan yang diterima Pusat Pengendali Operasi BNPB pada dini hari tadi menyebutkan masyarakat masih berada di luar rumah mengantisipasi gempa susulan.