Abu Janda, Fenomena Influencer Banyak Aksi Kurang Referensi

Abdul Rochim, Jurnalis
Sabtu 30 Januari 2021 14:22 WIB
Abu Janda (Foto: Permadiaktivis2)
Share :

JAKARTA - Anggota DPR yang juga pegiat media sosial, Dedi Mulyadi menyebut bahwa fenomena Abu Janda adalah salah satu masalah intelektualitas influencer. Dedi menilai, Abu Janda termasuk pesohor yang banyak aksi, namun minim referensi.

"Abu Janda adalah problem minimnya gagasan kaum influencer. Banyak aksi kurang isi. Banyak aksi kurang referensi," kata Dedi dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/1/2020).

Baca Juga:  Klaim sebagai Nahdliyin, Abu Janda Dinilai Rugikan Citra NU

Lebih jauh Dedi menjelaskan, Abu Janda selalu muncul dengan pakaian tradisional Jawa. Namun, cara bicara dan tindak tanduknya tidak mewakili budaya Jawa.

"Saya malah bertanya, sebenarnya dia ini mewakili siapa? Kalau mewakili kaum tradisi, tradisi mana yang dia kembangkan? Kalau mewakili kaum nahdliyin, dia nyantri di mana dan kitab apa yang dia sukai? Kalau bicara tentang pluralisme, nasionalisme maka dilarang untuk bersikap rasialisme," kata Dedi.

Dedi mengatakan, negeri ini membutuhkan orang-orang yang memiliki karya nyata dan sikap keteladanan yang memadai. Hanya dengan kedua sifat itulah, kata Dedi, masyarakat bisa membangun Indonesia yang majemuk ini secara baik.

Baca Juga:  Polri Periksa Abu Janda terkait Cuitan 'Islam Agama Arogan' pada 1 Februari

Menurutnya, berbagai tindakan yang membuka ruang perdebatan tanpa dasar hanya akan melahirkan konflik yang tak berkesudahan. "Saatnya menata negeri ini dengan baik. Demokrasi harus diisi oleh orang-orang cerdas," katanya.

Dedi mengatakan, demokrasi hanya akan diisi oleh orang-orang cerdas dan objektif, tanpa membabi-buta berbicara kepada sebuah kelompok pemikiran yang berbeda. "Kalau kaum pluralis membabi buta pada kelompok yang dianggap berbeda, apa bedanya dengan kaum fundamentalis?" kata Dedi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya