Polri Imbau Masyarakat Tak Termakan Hoaks soal Meninggalnya Ustadz Maaher

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Rabu 10 Februari 2021 10:06 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. (Dok Polri)
Share :

JAKARTA - Polri mengimbau masyarakat untuk tidak termakan informasi palsu atau hoaks seputar penyebab meninggalnya Soni Eranata atau Ustadz Maaher At-Thuwailibi yang meninggal dunia lantaran sakit saat mendekam di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menyebut, Maaher meninggal dunia dalam keadaan sakit. Sehingga, berita lain seperti mendapatkan penyiksaan ataupun lainnya soal tewasnya Maaher dipastikan hoaks.

"Mengenai meninggalnya yang bersangkutan sudah dijelaskan pihak kepolsian bahwa meninggal karena sakit. Masyarakat agar tidak mudah mempercayai berita yang tidak bertanggung jawab," kata Rusdi saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Rusdi menjelaskan, terkait penyebaran informasi palsu, aparat kepolisian tidak akan segan-segan untuk memproses pidana. Karena itu, warga diharapkan tak mudah percaya dengan informasi yang sumir.

"Jika ada keraguan agar bertanya kepada pihak yang berkompeten. Dan jangan menyebarkan berita bohong, karena merupakan tindak pidana," ujar Rusdi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya