Cipinang Melayu Tak Kebanjiran, Anies : Tahun Lalu Ketinggian Air 3 Meter

Komaruddin Bagja, Jurnalis
Rabu 10 Februari 2021 08:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kawasan Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021) malam. (Foto : Ist)
Share :

JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi dan meninjau langsung kondisi RW 04 dan 03 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, yang pada musim hujan kali ini tak diterjang banjir. Kampung yang berada di bantaran Kali Sunter tersebut pada tahun lalu bahkan sempat kebanjiran dengan tinggi air hingga 3 meter.

“Alhamdulillah saat ini kita berada di RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, tempat kita berdiri saat ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi, bahkan di tiang listrik ini diberikan penanda muka air sampai 2,5 meter, tahun lalu 3 meter,” terang Gubernur Anies usai meninjau tanggul di sisi Sungai Sunter, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021) malam.

Dalam kesempatan itu, Anies membeberkan kunci keberhasilan Pemprov DKI Jakarta menanggulangi banjir di Kampung Cipinang Melayu adalah memberikan perhatian dan penanganan dari hulu Kali Sunter yang kerap kali menjadi penyebab utama dari luapan air ke kampung tersebut.

Pihaknya telah melakukan berbagai pengerukan dengan mengerahkan 15 ekskavator di tanggul-tanggul dekat aliran Kali Sunter dan membuat sodetan sehingga debit air yang mengalir di Kali Sunter menjadi terkendali.

Baca Juga : Dramatis, Proses Evakuasi Jenazah Korban Banjir Dibawa dengan Perahu Karet

“Ikhtiar kita adalah dengan melakukan pengerukan Waduk Rangon dan Waduk Tiu di sisi selatan Jakarta Timur. Lalu kemudian disiapkan sodetan khusus sehingga air sungai dialirkan dan ditahan di waduk, baru mengalir ke sini dengan volume debit yang terkendali,” ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya