Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan Pos Sekat Eks Terminal Wangun memang terpantau paling banyak kendaraan yang terjaring ganjil genap karena berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bogor.
"Penyekatan ini (Pos Sekat Wangun) termasuk penyekatan yang paling padat ya. Karena sekali lagi Kota Bogor ini adalah pelintasan," ucap Susatyo.
Ia pun kembali menegaskan, ganjil genap di Kota Bogor bukan untuk menghalangi produktivitas masyarakat. Tetapi lebih kepada orang yang berwisata atau tidak memiliki tujuan jelas.
"Tentunya kita tidak menghalangi produktivitas masyarakat. Kalau memang ada tujuan yang jelas, bekerja dan sebagainya silahkan sampaikan kepada petugas. Tapi kalau tidak ada maka mulai hari ini kami berikan sanksi. Kita lihat di sini ada petugas yang memberikan sanksi pelanggar dengan Perwali terkait dengan protokol kesehatan," tutupnya.
(Awaludin)