Kudeta Myanmar : Pasukan Keamanan Gunakan Peluru Tajam saat Hadapi Demonstran

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Sabtu 13 Februari 2021 06:06 WIB
Pengunjuk rasa di Yangon, Myanmar. (Reuters)
Share :

"Saat Itulah Dia Ditembak"

Sebuah video penembakan yang dibagikan secara luas di internet menunjukkan sekelompok orang berlindung di halte bus. Dalam kelompok tersebut ada seorang perempuan yang mengenakan atasan berwarna merah dan memakai helm sepeda motor.

Polisi, yang membawa perisai anti huru-hara dan pentungan, terlihat di jalan dekat halte. Saat pasukan keamanan mulai menyemprotkan air dan bergerak maju, beberapa suara tembakan senjata terdengar di video.

Tak lama setelah itu, video menunjukkan perempuan dengan atasan merah, yang membelakangi polisi, tiba-tiba jatuh ke tanah.

"Seperti yang Anda lihat di internet, kami bersembunyi di belakang. Ketika saya mendengar tembakan, saya pikir mereka menembak ke atas," kata kakak perempuannya kepada BBC Burma.

"Saat itulah dia ditembak. Awalnya saya kira adik saya jatuh karena merasa begitu marah. Ketika orang-orang memanggil bantuan dan melepas helmnya, saya melihat darah keluar dari kepalanya dan menyadari bahwa dia telah tertembak. Lalu kerumunan membawanya pergi. "

Di mana penembakan itu terjadi?

Berdasarkan satu video tersebut, yang berkualitas rendah dan diambil dari sudut yang terbatas, lokasi perempuan itu ditembak tidak begitu jelas. Tetapi dengan menggabungkan petunjuk visual dari papan reklame dan rambu jalan serta rekaman lain dari hari itu, kami dapat menunjukkan dengan tepat lokasi insiden tersebut.

Rekaman lain yang kami lihat menunjukkan polisi bergerak di Jalan Taungnyo, disambut oleh massa pengunjuk rasa di jalan yang kira-kira sejajar dengan halte bus.

Area dalam video tersebut ada di dekat Pasar Thapyaygone, yang menjual pakaian, makanan, dan peralatan rumah tangga.

Juga dimungkinkan untuk memperkirakan kapan penembakan terjadi - antara 12:00-13:30 waktu setempat - dari sudut bayangan struktur bangunan dalam rekaman.

Warganet di media sosial juga membagikan gambar model helm "Dunk" yang dibuat oleh perusahaan bernama Index. Pada gambar itu, mereka mereka menunjukkan apa yang tampak seperti lubang peluru. Letaknya ada di bagian kiri belakang helm, tepat di atas logo, sesuai dengan video penembakan.

Kami menunjukkan gambar tersebut kepada ahli forensik, Dr Kate Hewins. Ia mengatakan mungkin saja ada suatu obyek yang menembus cangkang helm, kemudian material helm sebagian menutup kembali ke dalam lubang setelah benda itu melewatinya.

Proyektil karet, katanya, tidak akan memberikan efek itu.

"Dari gambar yang diberikan, sangat tidak mungkin peluru karet yang tersedia secara komersial akan menembus helm ini seperti yang terlihat pada gambar."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya