Romo Benny mengingatkan, jangan sampai orang-orang yang punya gagasan dan memiliki kemampuan tidak bisa berperan di dalam ruang publik.
Baca Juga: Pemerintah Pakai Influencer atau Buzzer? Coba Lihat Perbedaannya
Dia berharap, para propaganda tidak lagi bicara hal yang negatif, tetapi berbicara hal yang positif, bangsa dan dan negara, kemajemukan, dan keberagaman.
"Kalau bicara buzzer, seharusnya punya komitmen pada masa depan negara, itu di atas segala-galanya. Kalau ruang demokrasi tanpa gagasan maka muncul pemimpin yang kerdil, pemimpin yang dikarbit," imbuhnya.
(Sazili Mustofa)