Hampir Semua Kota di Negara Ini Tolak Vaksinasi Covid-19

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 03 Maret 2021 09:01 WIB
Banyak kota di Meksiko tolak vaksinasi Covid-19 (Foto: CNN)
Share :

Awal bulan ini, José López López, walikota San Juan Cancuc, kota adat lain yang terletak di dataran tinggi tengah Chiapas, mengirim surat kepada otoritas kesehatan negara bagian, memberi tahu mereka tentang keputusan daerahnya untuk menolak vaksin apa pun.

Dalam surat itu, López menulis sebanyak 24.000 kotamadya, yang terdiri dari 45 komunitas, mengadakan pertemuan pada akhir Januari lalu. Dari pertemuan itu para tetua kota memutuskan "kampanye vaksinasi tidak akan diizinkan." Surat itu juga berbicara tentang "manfaat dan kemungkinan efek samping" dari vaksin.

Departemen Kesehatan Negara Bagian Chiapas menjawab mereka menghormati otonomi penduduk asli, meskipun para pejabat bersikeras bahwa mereka akan terus mempromosikan dialog dengan komunitas tersebut demi kesehatan semua orang.

Gubernur Chiapas Rutilio Escandón baru-baru ini fokus pada mendiskreditkan teori konspirasi dan kebohongan tentang vaksin Covid-19.

“Saya meminta masyarakat Chiapas untuk tidak menjadi mangsa kebohongan dari mereka yang mencoba memanfaatkan keadaan darurat kesehatan, mereka yang menjual 'vaksin' di media sosial. Vaksin tidak tersedia secara pribadi. Mereka gratis dan akan tersedia untuk semuanya, "kata Escandón di Twitter.

Sementara itu, saat ditanya secara khusus tentang penolakan komunitas adat Chiapas untuk memvaksinasi selama konferensi pers harian paginya, Presiden López Obrador menekankan tidak ada yang akan dipaksa untuk mengikuti vaksin virus corona.

"Semuanya sukarela," kata Presiden.

"Saya ulangi: tidak ada yang dipaksakan, tetapi semuanya berdasarkan akal dan hak. Kita harus meyakinkan, membujuk, menginformasikan, mengarahkan, menyadarkan, tanpa memaksakan apa pun,” lanjutnya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya