MALANG – Polisi belum memastikan apakah akan memproses hukum imbas viralnya dugaan penembakan yang terjadi ke Idris Al Marbawy atau Gus Idris. Jajaran Polres Malang sendiri melakukan pengecekan ke Ponpes Thoriqul Jannah untuk menemui Gus Idris dan memintai keterangan sejumlah orang.
"Namun, saya akan klarifikasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk Gus Idris," ujar Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, pada Rabu (3/3/2021) di Mapolres Malang.
Hendri menegaskan pihaknya akan mengulik motif di balik pembuatan video buatan pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini.
"Kami sudah menurunkan intelijen, Reskrim, dan kapolsek," ungkapnya.
Hendri memastikan tidak menemukan luka apapun di tubuh Gus Idris. Dirinya berharap klarifikasi dari Gus Idris diharap dapat membendung disinformasi di masyarakat terkait adegan menghebohkan ini.