Melihat kedatangan Personel Srikandi Zebra menghampiri mereka dan merasa akan dihukum push up, kedua pemuda itupun berencana menipu Iptu Rita dan anggotanya dengan cara salah satunya menyamar sebagai wisatawan China yang sok-sokan menggunakan bahasa Mandarin.
Dua pemuda itu ingin mengelabui petugas. Iptu Rita yang merasa kebingungan akhirnya itu pun membalas perkataan kedua pemuda tersebut dengan bahasa mandarin yang fasih dan benar. Alhasil, kedunya melongo dan merasa malu sendiri.
Lebih lanjut, Artanto mengungkapkan imbauan dalam bentuk film pendek tersebut sengaja dibuatnya agar lebih mudah diterima oleh masyarakat. Menurut dia, imbauan tak hanya dilakukan secara langsung namun juga bisa dilakukan melalui media sosial mengingat masyarakat juga sudah banyak yang menggunakan medsos dalam kehidupan sehari-hari.
“Mengingat kita sudah memasuki era 4.0 bahkan 5.0 maka kami dari Polri Presisi (Prediktif–Responsibilitas–Transparansi Berkeadilan) dituntut untuk memberikan imbauan harkamtibmas kepada masyarakat dengan mengedepankan sisi humanis,” ujarnya.
(Fakhrizal Fakhri )