Trotoar Rp21 Miliar Jadi Lapak Parkir Liar di Tangsel, Komunitas Sepeda Curhat Begini

Hambali, Jurnalis
Selasa 06 April 2021 12:07 WIB
Parkir liar di jalur sepeda.(Foto:Okezone/Hambali)
Share :

Kepala Dinas PU, Aries Kurniawan, mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat kordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP dan kepolisian terkait keberadaan parkir liar di atas trotoar Jalan Rawa Buntu. Kewenangannya, menurut dia, kini lebih banyak diranah Dishub.

"Baru dirapatkan tadi terkait masalah trotoar. Konsep penataan parkir nanti dikonsep sama Dishub, penetapan lokasi parkir oleh Dishub, perlengkapan jalan berupa marka atau rambu oleh Dishub, penindakan atau penertiban ini oleh Polres, Dishub dan Satpol PP," jelasnya.

Dilanjutkan Aries, pengerjaan pedestrian di Jalan Rawa Buntu mengikuti desain pedestrian di DKI Jakarta. Di mana dibangun untuk memudahkan pejalan kaki, pesepeda dan penyandang disabilitas. Hanya saja, pemasangan Bollard atau patok pembatas jalan dan trotoar tak bisa dilakukan di semua sisi trotoar karena ditentang para pedagang dan pemilik usaha.

"Kalau bollard itu kan sebagai pembatas saja, makanya waktu itu kita hanya pasang di sisi pedestrian bagian ujung, yang banyak penjual bambunya. Kita nggak pasang seluruhnya, karena ditentang sama pedagang di sana," ungkapnya.

Sebelumnya, Lurah Rawa Buntu, Harun, memertanyakan pengerjaan trotoar di sepanjang Jalan Rawa Buntu tanpa dipasangi Bollard di bagian sisinya. Padahal kata dia, selain sebagai pembatas Bollard bisa juga berfungsi untuk menghalangi kendaraan yang akan parkir di atas trotoar itu.

"Kalau terbuka begini kan pasti banyak (kendaraan) yang masuk, harusnya diberi semacam pagar kecil begitu waktu dibangun," ujarnya.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya