JAKARTA - Seorang warga di Kelurahan Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Wenchy Tokan mengatakan banjir bandang yang terjadi pada Minggu 4 April 2021 dini hari, membuat warga panik lantaran tak bisa menyelamatkan diri.
Ia bercerita, hujan deras mulai turun pukul 23.00 WITA dan tak berselang lama banjir dari wilayah perbukitan sekitar Kecamatan Adonara Timur menghantam rumah-rumah yang berada di pesisir sungai.
Saat itu, katanya, mayoritas warga sedang tidur. Bahkan, terdapat mayat yang ditemukan di atas tempat tidur.
"Kami semua sangat-sangat panik. Bahkan kami temukan ada mayat ditemukan di luat masih di atas kasur, karena kebanyakan warga sedang tidur," ujar Wenchy Tokan kepada Quin Pasaribu, Selasa (6/4/2021).
"Bangunan semua selesai (hancur) semua. Rumah permanen dan semi permanen, hanyut ke laut," sambungnya. Perkiraan Wenchy setidaknya 50 rumah hancur.
Baca juga: Sejumlah Wilayah di NTT Masih Terisolasi Akibat Banjir Bandang