Antisipasi Gagal Panen, Kabupaten Bekasi Targetkan 1.000 Ha Sawah Diasuransikan

Karina Asta Widara , Jurnalis
Rabu 07 April 2021 19:15 WIB
Foto : Dok Okezone
Share :

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, Protan sangat membantu petani. Petani semakin dipermudah dalam mengurus asuransi. Lewat aplikasi Protan ini, proses pendaftaran hingga klaim bisa dilakukan dengan mudah.

"Asuransi adalah bagian penting untuk melindungi petani dari kerugian. Asuransi bisa memberikan ganti rugi saat lahan pertanian mengalami gagal panen. Ada klaim yang diberikan, sebesar Rp6 juta/hektare (ha). Klaim ini bisa dimanfaatkan petani untuk tanam kembali,” tutur Sarwo Edhy.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Nuyu Kulsum, mengatakan bahwa tingkat kesadaran para petani pemilik sawah di wilayahnya untuk mengasuransikan sawahnya terbilang kurang. Menurutnya, asuransi pertanian memiliki keunggulan yaitu melindungi para petani dari gagal panen akibat, kekeringan, banjir, penyakit, dan organisme perusak tanaman atau hama.

"Ya petani kurang minat untuk mengasuransikan sawahnya, padahal preminya per hektar Rp36 ribu, per musim tanam. Jadi sudah disubsidi oleh pemerintah," ujar Nuyu.

Ia pun menyebutkan bahwa setidaknya ada sekitar 1000 hektare sawah yang akan diasuransikan. Kami juga mengajak para petani untuk mengasuransikan sawahnya lewat cara door to door," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya