Gundukan Tanah
Kematian Kopda Santoso membongkar kedok Yulianto pada Agustus 2010. Berawal dari kecurigaan istri pelaku, Mul, yang melihat gundukan tanah di dalam rumah Yulianto. Belakangan diketahui di bawah gundukan tanah itulah jasad Kopda Santoso dikubur.
Saat itu, Mul yang curiga dengan gundukan tanah itu sempat bertanya kepada suaminya. Namun bukan jawaban yang dia dapat, tapi amarah dari sang suami.
Mul juga curiga karena suaminya memakai sepeda motor milik Kopda Santoso. Mul lantas bercerita mengenai hal itu kepada anggota Kopassus. Hal ini mengawali terbongkarnya kasus pembunuhan oleh si Jagal Kartasura, Sukoharjo, itu.
“Istri Yulianto bertanya kepada suaminya, tapi Yulianto marah-marah. Akhirnya istri Yulianto diam. Pada waktu Yulianto pergi, istrinya menemui kenalannya yang seorang anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan dan teman Kopda Santoso,” tutur Sutarto, mantan penasihat hukum Yulianto, kepada Solopos.com, Senin (24/8/2020)
Mendapat laporan itu anggota Kopassus langsung mendatangi rumah Yulianto dan mengecek gundukan dimaksud. Setelah ditemukan adanya gundukan mencurigakan di dalam rumah Yulianto, Kopassus melaporkan kejadian itu ke Polsek Kartasura. Dari situ terungkap semua tindakan sadis Yulianto.
(Awaludin)