Tak hanya bersilaturahmi dengan Khofifah, dalam agenda tersebut, Kang Emil turut menghadiri Muslimat NU Jabar. Ia mengaku terharu atas kerinduan Muslimat NU Jabar untuk bertemu secara langsung dengan pemimpinnya.
“Sangat terasa memang kalau pidato dari hati, bergetar lahir batin saking bahagianya, karena memang selama Covid-19 tatap muka dibatasi,” tuturnya.
Menurut Kang Emil, bertemu secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan dapat melepas kerinduan dalam organisasi tersebut. “Nikmat terbesar adalah nikmat silaturahmi, kami para pemimpin ini jarang bertemu biasanya sebulan sekali di Jakarta oleh kegiatan,” ucapnya.
“Oleh Covid-19 ini kami dibatasi, saya dengar Bu Khofifah juga dua tahun menahan diri. Tadi kerinduan Muslimat NU luar biasa kerasa sekali,” imbuhnya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku kagum dengan desain-desain masjid yang dibuat oleh Kang Emil.
“Tadi saya juga matur kepada beliau mohon untuk bisa di-support bagaimana arsitektur yang beliau sudah lakukan. Saya ke Padang dan saya menikmati sekali bagaimana arsitektur masjid Raya Sumatera Barat yang luar biasa dan di Makassar juga,” katanya.