Sementara itu, calon PMI, Arif, asal Majalengka mengaku, sudah menyerahkan uang sebanyak 70 juta. Oleh PT Safana, disuruh melunasi seluruh uang dan dijanjikan bulan Januari akan diberangkatkan bekerja.
"Jika tidak terbang akan dikembalikan uangnya, namun sampai sekarang tidak dikembalikan dan saya sudah merasa tertipu," paparnya.
Selain itu, CPMI Nur Ahmad mengaku, telah membayara uang 3 Juta. "Saya kenal PT Safana dari Facebook, saya membayar 3 Juta pada Oktober tapi sampai Januari tidak ada kejelasan," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )