4 Kasus Kapal Selam Hilang Selain KRI Nanggala 402, Tiga Berhasil Ditemukan

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 25 April 2021 03:32 WIB
HMAS AE1. (Foto: Australia War Memorial)
Share :

JAKARTA - Kesedihan mendalam dirasakan masyarakat Indonesia beberapa hari terakhir atas tragedi hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 pada Rabu 21 April 2021 di perairan utara Bali.

Setelah berstatus hilang (submiss), TNI secara resmi menyatakan kapal tersebut tenggelam (subsunk) pada Sabtu (24/4/2021) setelah ditemukan sejumlah serpihan diduga dari kapal tersebut.

Baca juga: Penampakan Pelayaran Perdana KRI Nanggala 402 dari Jerman ke Indonesia

Bukan hanya KRI Nanggala 402, ada empat kapal selam lainnya yang pernah hilang di dunia, namun ada tiga kapal yang berhasil ditemukan.

1. HMAS AE1

HMAS AE1 sedang berada di galangan kapal Pulau Cockatoo untuk menjalani perbaikan dari kerusakan yang dialami selama pengiriman dari lokasi pembuatannya di pabrik Vickers Maxims , Inggris ke Australia saat Perang Dunia I pecah pada Juli 1914.

Peristiwa itu memotong masa perbaikan HMAS AE1 dan kapal selam itu segera disiapkan untuk berlayar, bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan Australia (RAN) menuju Papua Nugini (PNG) untuk merebut stasiun radio serta daerah jajahan Jerman di sana.

Pada 14 September 1914 HMAS AE1 berpatroli di jalur laut menuju ke Tanjung Gazelle dengan ditemani kapal perusak bertorpedo HMAS Parramatta untuk melindungi kapal-kapal di Pelabuhan Rabaul. HMAS AE1 dijadwalkan kembali pada pukul 6 sore, tetapi kapal selam itu dan para krunya tidak pernah kembali. 

Baca juga: Sulit dan Berisiko Tinggi, Ini Skenario Evakuasi Kapal Selam KRI Nanggala 402

Berdasarkan kesaksian Letnan Warren, Kapten dari HMAS Parramatta yang dilansir dari The Strategist, Kamis (14/9/2017), tidak ada kontak radio antara kedua kapal, diduga komunikasi yang terjadi hanya melalui pengeras suara atau sinyal lampu. Warren juga mengatakan tidak menemukan tumpahan minyak, tidak ada puing, ataupun panggilan darurat yang datang dari HMAS AE1 atau sisa-sisanya, menjadikan insiden itu sebagai misteri.

Pencarian awal menyusul hilangnya AE1 dilakukan tanpa fokus yang jelas sampai pada 1970, John Foster, seorang perwira RAN yang ditempatkan di Port Moresby berhasil meyakinkan RAN untuk kembali mencari keberadaan HMAS AE1. Namun, sejumlah pencarian dengan kapal yang dilengkapi sonar gagal memberikan hasil. 

Foster terus melakukan pencarian dengan dukungan berbagai pihak sampai 2009 dan dilanjutkan oleh sejumlah pihak lain setelahnya. Sebuah perusahaan non-profit bernama Find AE1 Ltd. telah dibentuk untuk tujuan pencarian kapal selam tersebut. Tetapi sejumlah pencarian yang dilakukan masih belum mebuahkan hasil.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya