Bejat! Ayah di Tangerang Jadikan Anak Kandung Pemuas Nafsu, Minta Jatah 3 Kali Seminggu

Hambali, Jurnalis
Jum'at 30 April 2021 07:09 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

TANGSEL - Seorang gadis remaja berinisial AN (16) memilih kabur dari rumahnya di Desa Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Pihak keluarga telah berupaya mencari keberadaan AN sejak 3 minggu lalu.

AN baru pulang setelah diketahui jejaknya kabur ke daerah Bekasi. Keluarga pergi menjemput dan membawanya pulang kembali. AN pun akhirnya mengungkap alasan mencengangkan kenapa nekat meninggalkan rumah.

Ibu kandungnya, RO (52) menuturkan, penyebab AN kabur dari rumah lanyaran tak tahan menghadapi perbuatan bejat ayah kandungnya berinisial WI (49). Dalam seminggu AN dipaksa melayani birahi WI hingga 2 sampai 3 kali. 

"Saya enggak menduga, padahal suami saya di rumah kelihatan baik-baik saja. Dia rajin ibadah juga. Kami di rumah ini karena rumah sempit, jadi kalau tidur ya sama-sama jadi enggak ada kepikiran bakal ada kejadian itu," kata RO.

Baca juga: Selain Disetubuhi hingga Tertular Penyakit, Siswi SMP Ini Dijual Anak DPRD Bekasi Rp 400 Ribu

Semula AN keras tak mau berterus-terang soal kelakuan sang ayah. Setelah didesak, barulah kejadian keji itu diceritakannya. AN sendiri kini nampak syok, karena tak ingin bertemu lagi dengan ayahnya.

"Dia syok enggak mau ketemu ayahnya," ucapnya.

Kejadian itu dibenarkan pula oleh Ketua RT setempat, Mafudin, yang juga adalah paman AN. Kata dia, semua itu terungkap setelah AN dijemput pulang. Pihak keluarga pun geram dengan kelakuan WI hingga akhirnya memilih menempuh proses hukum. 

"Yah kan awalnya kabur dari rumah, sekitar 3 mingguan. Dicari-cari, pas ketemu terus ditanya-tanya, akhirnya dijawab kalau bapaknya seminggu itu minta begituan beberapa kali. Kejadian itu dari Juli 2020," kata Mafudin. 

Baca juga: Berawal Kenalan di Medsos, ABG Diperkosa 4 Pria

Pelaku sendiri mengancam AN untuk melayani hawa nafsunya. Bahkan korban sempat ditakut-takuti jika tak mau menuruti permintaan itu maka pelaku akan pergi dari rumah tanpa mau kembali.

"Kalau neng enggak mau, berarti neng enggak sayang sama bapak, bapak mau pergi dan enggak mau pulang lagi. Sambil dibentak-bentak juga," tutur Mafudin menirukan kesaksian AN.

Mafudin sempat curiga dengan perilaku WI yang kerap mengikuti aktivitas AN. Bahkan untuk ke warung atau membeli pulsa keluar rumah, AN selalu didampingi WI. Ibunya sendiri tak curiga  karena menganggap hal itu merupakan bentuk rasa sayang WI terhadap putrinya. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya