239 Pejabat Tak Jalankan Instruksinya, Anies: Saya Geram dan Malu

MNC Portal, Jurnalis
Senin 10 Mei 2021 16:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Foto:Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan geram. Pasalnya, 239 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjalankan instruksi Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali. Anies menegaskan, agar anak buahnya disiplin menjalankan perintah di dalam sebuah organisasi.

"Saya ingin sampaikan di sini, kita malu sesungguhnya. Malu, kenapa ada instruksi tidak dijalankan," terang Anies di Lapangan Blok G Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Sambangi Rumah Duka SAE Nababan, Anies: Bangsa Ini Kehilangan Salah Satu Tokoh Reformasi

Anies menyoroti masalah 239 pejabat yang tak melakukan instruksinya ialah perihal pendaftaran seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon 2. Diketahui 239 pejabat tersebut telah memenuhi persyaratan.

Baca Juga: Anies Baswedan Tinjau 3 Pasar, Pastikan Harga Pangan Stabil & Prokes Dijalankan

Namun, dari 239 pejabat tersebut tidak ada satupun yang mendaftarkan diri pada seleksi terbuka tersebut. Lantas, Anies meminta 239 pejabat apabila tidak sanggup menjalankan instruksinya, tidak diam saja.

"Tapi bukan diam, berharap tidak ada masalah, ini yang dikumpulkan disini adalah yang bermasalah," tegasnya.

Lebih lanjut, Anies menyebutkan wajah para pejabat yang bermasalah ini ketolong masker karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Beruntung Bapak Ibu sekalian pakai masker hari ini, tidak terlihat wajahnya. Coba kalau difoto Bapak Ibu, wajah kalian terekam sebagai pribadi yang tidak taat instruksi," tuturnya.

Anies mengajak agar semua instruksi yang telah dibuat atasan harus dapat dipahami, dilaksanakan, dan dilaporkan, tidak untuk dihindari. Selanjutnya, dirinya meminta kesalahan ini tidak terulang dan mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

"Saya harap itu dicamkan, itu diperhatikan. Satu pesan, laksanakan semua instruksi dengan baik, laporkan pelaksanaannya dengan sebaik-baiknya. Harap dicamkan, harap jadi pelajaran, harap jangan diulang," tutupnya. (Muhammad Refi Sandi)

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya