"Ini penting... dan mereka bertindak sangat agresif," katanya sebagaimana dilansir Reuters, seraya menambahkan bahwa jumlah kapal Iran lebih banyak daripada di masa lalu.
Pada April, sebuah kapal militer AS melepaskan tembakan peringatan setelah tiga kapal dari IRGCN mendekatinya dan kapal patroli Amerika lainnya di Teluk.
BACA JUGA: Peringatkan Iran, AS Kirim Pesawat Pengebom ke Timur Tengah
Insiden terbaru terjadi ketika kekuatan dunia dan Iran berusaha untuk mempercepat upaya untuk membawa Washington dan Teheran kembali mematuhi perjanjian nuklir 2015.
Para pejabat AS kembali ke Wina minggu lalu untuk putaran keempat pembicaraan tidak langsung dengan Iran tentang bagaimana mendorong Iran kembali mematuhi perjanjian nuklir yang ditinggalkan Presiden AS Donald Trump pada 2018. Sejak mundurnya AS, Iran telah mengambil langkah-langkah untuk melanggar ketentuan dalam kesepakatan tersebut.
(Rahman Asmardika)