Bahas Dugaan Korupsi Dana Bansos Rp 100 Triliun, Ketua IDI : Korupsi Adalah Pandemi Nyata

Bima Setiyadi, Jurnalis
Rabu 19 Mei 2021 09:32 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) senilai Rp 100 Triliun menarik perhatian warganet. Lebih dari 164 ribu warganet membahas hal itu melalui "100 T" hingga menjadi trending topik di media sosial twitter, Rabu (18/5/2021).

Bukan hanya masyarakat biasa, tokoh politik hingga dokter mempertanyakan dugaan korupsi bansos senilai Rp 100 Triliun yang diungkap penyidik Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) Novel Baswedan Cs.

Misalnya saja Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djoerban. Melalui akun twitternya @ProfesorZubairi, dia empertanyakan kebenaran korupsi dana Bansos Rp 100 Triliun. Menurutnya apabila benar, korupsi adalah pandemi yang nyata di Indonesia.

"Kalau korupsi bansos yang diduga mencapai Rp 100 T itu benar, maka korupsi adalah pandemi yang nyata juga di Indonesia. Seharusnya pandemi ini tidak menjadi celah korupsi oleh individu-individu yang berniat jadi covid-miliuner. Semoga celah itu menyempit atau bahkan tidak ada," seperti dikutip Rabu (19/5/2021).

Sekjen Pergerakan Kedaulatan Rakyat, Yosef Sampurna Nggarang melalui akun twitternya @yosnggarang sangat kecewa dengan korupsi yang terjadi sampai Rp 100 Triliun ditengah penderitaan rakyat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya