Dari kementerian Haji dan Umrah juga hadir dengan diwakili Wakil Menteri, Dr. Abdul Fattah Mashat sementara dari Badan Intelijen Saudi hadir Kepala PSS (Presidency of State Security, Riasah Amn Al-Daulah), Abdul Aziz Al-Howairini. Hadir juga Wamenlu Arab Saudi, Waleed Abdul Karim.
Menteri kesehatan, Menteri perhubungan dan juga komunikasi juga nampak hadir dalam pertemuan yang dilaksannakan secara virtual tersebut.
"Sebagai Dubes RI di Saudi sekaligus sebagai pelayan jamaah haji Indonesia, saya yakin tidak lama lagi akan ada pengumuman pelaksanaan ibadah haji tahun ini, termasuk jumlah kuota, protokol ibadah dan juga protokol kesehatan yang sangat ketat," tuturnya.
"KBRI Riyadh sudah melakukan komunikasi intensif dengan pihak Kerajaan Arab Saudi agar memberikan kemudahan-kemudahan kepada jamaah haji Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini," pungkas Agus.
(Khafid Mardiyansyah)