Beberapa kasus di antaranya, operasi pemisahan bayi kembar siam Janeeta-Janeetra pada tahun 2009 dan Akila Dewi Syabila-Azila Dewi Sabrina pada tahun 2019. Lalu bayi kembar siam dempet pinggul atau pygopagus Rochman dan Rochim pada September 2010. Pada Agustus 2010 juga menangani operasi pemisahan bayi kembar siam asal Kelurahan Jetis Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Rafa dan Rafi.
Kembar siam merupakan sebuah kelainan. Di mana, bayi kembar dengan salah satu atau beberapa bagian tubuh saling menempel atau terhubung satu sama lain.
Baca Juga: Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Pada kondisi kembar siam, tubuh kedua bayi dapat menyatu atau terhubung pada salah satu atau beberapa bagian tubuh. Bagian tubuh yang paling sering menyatu adalah kepala, dada, perut, punggung, dan panggul.
(Arief Setyadi )