JAKARTA - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, mengatakan pada situasi saat ini kebutuhan donor darah masih terus meningkat. Di sisi lain, stok yang dimiliki PMI terbatas.
"Kebutuhan itu tidak terbatas karena tergantung berapa masyarakat yang kena. Kalau diketahui sekarang hampir 3 juta. Berarti 10% yang butuh plasma," kata Jusuf Kalla saat meninjau donor darah dan plasma konvalesen di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dengan angka tersebut, Jusuf Kalla menilai bahwa dibutuhkan sekitar 300 ribu donor plasma. Akan tetapi, hal ini berbeda dari stok PMI secara nasional yang ada saat ini.
"Berarti kita butuh 300 ribu. Yang sekarang kita penuhi 80 ribu. Masih ada waiting list sampai 3 ribu. Jadi kalau di sini (kebutuhan) dapat dikumpulkan itu sangat berarti," tuturnya.
Mantan wakil Presiden ini juga menambahkan jika hingga pada saat ini stok plasma yang ada sekitar 600 kantong. Sementara kebutuhan hari ini (12/8/2021) adalah sekitar 3.000.
Baca Juga : Kunjungi UDD PMI DKI Jakarta, JK Ajak Penyintas Covid-19 Berdonor Darah
"Jadi harus dicicil. Kalau donor darah banyak kekurangan, kalau kita lihat PMI sampai tengah malam itu kaya pasar malam oleh orang yang membutuhkan keinginan itu," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)