Heru menambahkan, pihaknya sudah mencoba untuk melakukan komunikasi dengan pihak yang ada di Keraton Kasepuhan Cirebon. Ia ingin berdiskusi dengan mereka.
"Kami ingin bicara dengan mereka. Komunikasi sejak tahun lalu. Mungkin mereka menganggap kami ingin merebut tahkta," tuturnya.
Sementara itu, hingga kini pihak Kasepuhan Cirebon belum mengeluarkan keterangan resmi terkait aksi penggembokan gerbang keraton itu. Saat ini, sejumlah petugas dari kepolisian tengah berjaga di lingkungan keraton.
Untuk diketahui, sejak tahun lalu polemik antara Santana Kesultanan Cirebon dengan Keraton Kasepuhan mulai terjadi. Pihak Santana Kesultanan Cirebon mengklaim sebagai turunan atau keluarga langsung dari Sunan Gunung Jati.
(Khafid Mardiyansyah)