Brigjen KH Syam'un, Pahlawan dari Banten Gugur dalam Perang Gerilya Lawan Belanda

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 29 Agustus 2021 07:01 WIB
Brigjen KH Syam'un. (Foto: WIkipedia)
Share :

Selama menjadi Sai Dan Tyo KH Syam’un sering mengajak anak buahnya untuk memberontak dan mengambil alih kekuasaan Jepang, maksud tersebut ia utarakan kepada Pemimpin Dai Dan Tyo M KH Oyong Ternaya dan Dai Dan Tyo IV Uding Surya Atmadja untuk mengumpulkan kekuatan.

Keterlibatan KH Syam’un dalam dunia militer mengantarkan KH. Syam’un menjadi pimpinan Brigade l Tirtayasa Badan Keamaman Rakyat (BKR) yang berubah menjadi Tentala Keamanan Rakyat (TKR) dan berganti menjadi TNI Divisi Siliwangi. Dengan pangkat terakhir Brigadir Jendral (Brigjen), Karir KH. Syam'un di ketentaraan terbilang gemilang hingga diangkat menjadi Bupati Serang periode 1945-1949.

Disela jabatannya sebagai Bupati Serang sekira tahun 1948, KH. Syam’un masih mengurus pesantren. Pada tahun yang sama, meletus Agresi Militer Belanda II yang mengharuskan KH. Syam’un bergerilya dari Gunung Karang Kabupaten Pandeglang hingga ke Kampung Kamasan Kec Cinangka Kabupaten Serang, daerah ini menjadi tempat tinggal salah satu gurunya, KH. Jasim.

Di kampung ini KH. Syam’un meninggal pada 1949 karena sakit saat memimpin gerilya dari hutan sekitar Kamasan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya