"Tersangka mengancam dengan mengatasnamakan salah satu anggota ormas. Tersangka bawa rompi ini (ormas) sebagai simbol. Tapi juga yang saya prihatin lagi membawa ini (ID wartawan)," ucap Riza
Baca Juga : Prihanjoko Jabat Plt Bupati Probolinggo Pasca-Tantri Jadi Tersangka KPK
Mendapat laporan itu, polisi langsung meringkus Bagong. Pada saat akan diamankan, Bagong berupaya melawan dengan kembali mengaku-ngaku anggota Ormas. Dia pun langsung digelandang ke kantor polisi.
"Barang buktinya ada golok, rompi dan kartu pengenal," tandasnya.
Bagong kini meringkuk di sel tahanan. Dia dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam.
(Angkasa Yudhistira)