Untung mengawal Gusik mencari perlindungan ke Kasultanan Cirebon untuk selanjutnya menuju ke Mataram. Sultan Cirebon masih mempunyai hubungan keluarga dengan Gusik.
Untung dan Gusik yang telah menjalin hubungan asmara bergerak menuju Cirebon. Sultan Cirebon sangat gembira menerima kedatangan Untung, Gusik dan teman-temannya.
Baca juga: Ketika Untung Surapati Tawarkan Cucu Komandan Militer VOC Jadi Raja di Pasuruan
Gusik menceritakan peristiwa yang dialami, mulai dari kepergiannya meninggalkan suami sampai pertemuannya dengan Untung. Sultan Cirebon prihatin akan nasib keponakannya, tetapi juga bangga meski seorang wanita tapi tidak gentar melawan kompeni.
Tahun 1685, Untung mendapatkan tambahan nama Surapati dari Sultan Cirebon karena berhasil memberantas perampok pimpinan Surapati. Sultan menyarankan agar Untung meneruskan perjalanan ke Kartasura. Sultan khawatir kompeni akan menyerang, padahal Cirebon hanya memiliki prajurit dalam jumlah terbatas.
Untung akan mendapat perlindungan di Kartasura karena memiliki prajurit dengan jumlah yang sangat besar. Ayah angkat Gusik adalah Patih Mangkubumi.