JAKARTA - Jakarta International Stadium (JIS) dirancang tanpa sekat di setiap tribunnya. Sehingga, terdapat kekhawatiran suporter atau penonton bisa masuk ke lapangan saat pertandingan.
Namun, hal tersebut sudah diantisipasi mengingat stadion berstandar internasional ini dibangun dengan konsep murni untuk pertandingan sepak bola.
JIS berbeda dengan stadion lainnya di Indonesia yang juga bisa jadi tempat untuk olahraga lain. Hal ini dibuktikan dari tidak adanya lintasan lari yang mengelilingi lapangan utama.
JIS selayaknya kebanyakan stadion di Eropa, tribun penonton langsung menempel dengan lapangan. Dengan begitu, diharapkan para suporter dapat merasakan sensasi menonton seperti di luar negeri. Bahkan interaksi pemain di lapangan dapat terdengar jelas oleh suporter maupun sebaliknya.
Baca juga: Ditargetkan Anies Baswedan Rampung Desember 2021, Jakarta International Stadium Terus Bersolek
Meski demikian, kekhawatiran masuknya penonton ke lapangan sudah dipikirkan dengan memberikan edukasi kepada setiap penonton nantinya.
"Ini tantangan buat kami ya, karena dengan dibangunnya JIS ini sekaligus pelan-pelan ingin memberikan edukasi kepada penonton yang teladan agar dapat tetap tertib," ujar Project Manager JIS, Arry Wibowo saat ditemui di JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Baca juga: Dibuka Desember 2021, Ini Sederet Fasilitas di Jakarta International Stadium