Koopgabsus Tricakti TNI: 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Selasa 21 September 2021 15:31 WIB
Pasukan Koopsgabsus Tricakti memburu teroris MIT di dalam hutan (foto: dok ist)
Share :

Teroris Qatar dan Rukli tewas di tempat dalam operasi senyap yang berlangsung pada Minggu dinihari sekitar pukul 03.00 WITA, Minggu (11/7/2021). Qatar yang dikenal sadis adalah eksekutor utama teroris Poso. Dia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso tersebut. Hal ini terungkap dalam sejumlah dokumen yang berhasil dibongkar dan dianalisa Tim Analis Koopsgabsus.

Selama ini Qatar dan Ali Kalora berpisah karena ada ketidakcocokkan dan pertentangan di antara dua pemimpin teroris tersebut. Kemudian, tim gabungan Satgas Madago Raya berhasil menyergap dan menembak mati teroris bernama Abu Alim enam hari pasca penyergapan Tokasa pada Sabtu (17/7/2021).

Abu Alim sempat melarikan diri dari sergapan Tim Tricakti 3 dengan cara loncat ke lembah. Ia memanfaatkan cuaca gelap dan hutan lebat di daerah Batutiga, Torue, Parimo.

Melalui operasi yang terintegrasi secara terus menerus, pasukan TNI/Polri Satgas Madago Raya yakni Tim Sogili kembali berhasil menewaskan 2 teroris Poso di Perkebunan dekat dengan perkampungan Dusun Astina, Balinggi, Parimo, pada Sabtu (18/9/2021). Hasil identifikasi korban tewas adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadan.

Dengan demikian, operasi perburuan yang digelar Satgas gabungan TNI/Polri telah berhasil melumpuhkan 7 orang DPO Teroris MIT Poso, termasuk tokohnya yakni Qatar dan Ali Kalora dalam periode Januari hingga pertengahan September 2021.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Pangkoopsgabsus Tricakti Mayjen TNI Richard T.H Tampubolon hanya menjawab singkat bahwa saat ini tinggal empat DPO teroris yang tersisa. Mayjen Richard yang juga menjabat sebagai Komandan Koopssus TNI itu meminta dukungan dari masyarakat agar seluruh DPO teroris bisa segera ditangkap.

“Mohon doa dan dukungan untuk semua prajurit yang terus agresif dan bekerja keras di lapangan, agar segera dapat menumpas sisa empat DPO teroris lainnya,” tutur Mayjen Richard.

“Sehingga upaya pengejaran yang dilakukan bersama-sama antara TNI dan Polri bisa berjalan lancar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat,” tutupnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya