JAKARTA - Pohon Tumbang di sekitar Stasiun Depok mengganggu perjalanan KRL relasi Bogor-Manggarai. Antrean penumpang pun tak terhindarkan, hingga membuat kerumuman di hampir semua stasiun menuju Bogor.
Dari data yang dihimpun, berikut setidaknya 5 fakta dari kejadian antrean penumpang KRL menuju Bogor.
1. Akibat Pohon Tumbang
Pohon tumbang menimpa listrik aliran atas di sekitar Stasiun Depok. Hal ini mengakibatkan perjalanan KRL terganggu.
Pohon tumbang itu pun memakan evakuasi selama berjam-jam, hingga tengah malam. Dan membuat antrean penumpangg tak terhindarkan.
2. Abai Prokes Tak Terhindarkan
Pantauan Okezone di Stasiun Gondangdia, ratusan penumpang berjubel menunggu kedatangan kereta dari Stasiun Kota.
“Penumpang banyak yang menumpuk di Stasiun Gondangdia sama di Stasiun Manggarai. Karena kereta dari Kota ke Depok dan Bogor ketahan,” ujar salah satu pengguna KRL, Amril Amarullah kepada Okezone.
Dia juga menyesalkan banyaknya penumpang yang mengabaikan protokol kesehatan (prokes) dalam kereta. Seperti melepas masker dan tidak menjaga jarak. “KRL Manggarai-Bogor sangat padat, ini sudah tidak ada lagi prokes,” sesalnya.
3. Depok-Manggarai 2,5 Jam
Salah satu penumpang KRL tujuan Depok, Fetra Hariandja mengeluhkan terjadinya penumpukan penumpang. Ia pun mengaku tak bisa berbuat banyak, termasuk menjaga protokol kesehatan.
"Dari Manggarai ke Depok 2,5 jam. Penumpang tidak ada pilihan. Termasuk prokes. Bukan melanggar, karena kalau melanggar itu disengaja," curhatnya kepada Okezone.
Ia pun meminta PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku pengelola KRL untuk lebih memperhatikan penanganan darurat di sekitar rel kereta. Agar kejadian serupa tak terulang dan merugikan masyarakat.