4. Mengutuk Keras
Yeremias Tapyor, Inisiator Satgas Perubahan Kabupaten Pegunungan Bintang mengutuk keras dan menyesalkan kejadian keji yang menimpa para tenaga kesehatan di wilayah itu, di mana para nakes ketika melaksanakan misi kemanusiaan melayani kesehatan masyarakat pelosok Papua, justru malah menjadi sasaran penyerangan.
Yeremias sangat terpukul atas meninggalnya suster Gebriella Meilani serta sejumlah nakes lainnya yang terluka parah dalam serangan brutal tersebut. Pasalnya Yeremias Tapyor adalah orang yang merekrut mereka sebagai tenaga medis, dan melayani di Distrik Kiwirok.
"Tidak disangka, peristiwa itu terjadi disaat engkau yang berjuang menyelamatkan orang Papua di Pegunungan Bintang dari kepunahan, justru menjadi korban di tempat tugas. Saya sebagai mantan pimpinan sekaligus menjadi orang tua engkau dan kawan-kawanmu di Pegunungan Bintang, saat ini merasa hati ini hancur tercabik-cabik melihat berita duka yang sedang tersebar di media ini," ucap Yeremias dengan tangisan.
5. Tanggapan KSP
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menegaskan aparat harus bertindak tegas dan tuntas dalam menangani Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Apa lagi aksi kekerasan ini berimbas kepada masyarakat sipil, fasilitas layanan publik, fasilitas kesehatan dan pendidikan.
"KKB harus segera menghentikan tindakan yang sama sekali tidak memiliki rasa kemanusiaan ini. Aparat penegak hukum harus bertindak dan melakukan penegakan hukum secara tegas dan tuntas atas serangkaian aksi teror KKB," tegasDeputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani, Senin (20/9/2021).
(Qur'anul Hidayat)