Koalisi Pasukan Mongol dan Majapahit Hancurkan Kerajaan Kediri

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 25 September 2021 08:01 WIB
foto: istimewa
Share :

SEPENINGGALAN utusan Mongol ke Kerajaan Singasari, kekaisaran Mongol di bawah pimpinan Khubilai Khan dibuat berang. Pasalnya utusan mereka Meng Khi diperlakukan sewenang-wenang dan diusir oleh Kertanegara yang memimpin Kerajaan Singasari.

Kekaisaran Mongol pun mengirimkan sebanyak 20 ribu pasukan untuk menyerbu wilayah Pulau Jawa. Kedatangan Kekaisaran Mongol mengirimkan pasukan akibat hinaan oleh Kerajaan Singasari di masa raja Kertanegara. Saat itu Singasari tak mau tunduk dengan Kekaisaran Mongol dibawah pimpinan Khubilai Khan.

Baca juga:  Kisah Kertanegara Dibunuh saat Mabuk hingga Dikhianati Keluarga

Dikutip dari buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" karya Slamet Muljana, kedatangan tentara Tartar sebutan pasukan Kekaisaran Mongol terjadi pada 1292 Masehi. Saat itu pasukan Tartar dipimpin oleh Shihpi, Kau Hsing, dan Ike Mese atau Ji-ko mosu, lengkap dengan kapal pengangkut dan kapal perang, serta membawa segala perlengkapan peran dan bahan makanan untuk jangka waktu setahun lamanya.

Tentara Tartar juga membawa segala tanda jasa dan hadiah para pahlawan, berupa kain sutra yang mahal sekali harganya. Kedatangan mereka untuk menghukum raja Kertanegara atas tindakan sewenang-wenang dengan mengusir utusan dari Mongol.

Baca juga:  Siasat Cerdik Ken Arok 'Runtuhkan' Kerajaan Kediri

Konon sebelum berangkat ke Jawa, tentara Tartar terlebih dahulu menerima rintangan berupa badai dan angin ribut di laut. Hal ini membuat banyak pasukan yang mabuk, hanya tertidur di sepanjang perjalanan dan tidak mau makan.

Singkat cerita, armada pasukan Tartar di bawah pimpinan Ike Mese terlebih dahulu menyusun skenario untuk memasuki Pulau Jawa melalui Karimun Jawa. Armada tersebut kemudian menuju Tuban, di sana sebagian prajurit mendarat tapi sebagian yang lain bergerak menuju ke timur di bawah pimpinan Shihpi, menuju muara sungai di daerah Sedayu, Gresik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya