Survei Terbaru: Warga AS Lebih Ingin Jalur Diplomasi Dibanding Penempatan Militer

Agregasi VOA, Jurnalis
Sabtu 02 Oktober 2021 04:49 WIB
Militer AS di Afghanistan (Foto: AFP)
Share :

AMERIKA SERIKAT - Survei nasional terbaru yang dilakukan oleh Eurasia Group Foundation mendapati bahwa warga Amerika umumnya mengatakan lebih menginginkan diplomasi dan bukan penempatan militer di seluruh dunia.

Temuan ini didapatkan dalam jajak pendapat berskala besar pertama yang dilakukan sejak berakhirnya keterlibatan Amerika selama 20 tahun di Afghanistan.

Dengan mundurnya pasukan Amerika terakhir dari Afghanistan pada Agustus lalu setelah 20 tahun berada di sana, Presiden Joe Biden – dalam sidang Majelis Umum PBB minggu lalu – mengatakan Amerika kini beralih dari era “perang tanpa henti” menjadi era “diplomasi tanpa henti.”

Survei nasional terbaru atas 2.000 pemilih Amerika mendapati bahwa sebagian besar warga setuju dengan pandangan itu.

Mayoritas warga Amerika yang disurvei oleh Eurasia Group Foundation menginginkan pengurangan jumlah tentara Amerika yang ditempatkan di luar negeri dan pengurangan komitmen di luar negeri; sementara 58% mengatkaan ingin meningkatkan keterlibatan diplomatik Amerika.

Pemimpin survei itu, Caroline Gray, mengatakan, “Kami mendapati bahwa 62% – atau sebagian besar – menilai bahwa pelajaran terbesar dari perang adalah Amerika tidak boleh lagi terlibat dalam urusan pembangunan bangsa, atau bahwa Amerika hanya boleh mengirim pasukan jika ada kepentingan vital nasional yang terancam.”

Laporan itu mendapati bahwa 80% pemilih yang berusia lebih muda, yaitu antara 18-29 tahun, percaya bahwa presiden harus meminta persetujuan Kongres sebelum memerintahkan tindakan militer di luar negeri – kecuali jika Amerika diserang.

“Enam puluh lima persen warga yang lebih muda ingin menghidupkan kembali perundingan nuklir dengan Iran. Mereka lebih skeptis terhadap Amerika yang meningkatkan kehadirannya di Asia Timur untuk melawan kebangkitan China, dan mayoritas mereka juga ingin mengurangi pengeluaran pertahanan Amerika. Jadi dibanding warga yang berusia lebih tua, mereka jauh lebih ingin mengurangi postur militer Amerika dan ketergantungan pada militer dalam menyelesaikan tantangan global,” imbuh Gray.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya