Sukmawati Pindah Hindu, MUI Berikan Pesan Menohok

Komaruddin Bagja, Jurnalis
Sabtu 30 Oktober 2021 11:46 WIB
Sukmawati Soekarnoputri/ Okezone
Share :

JAKARTA- Sukmawati Soekarnoputri resmi memeluk agama Hindu setelah menjelankan ritual Sudhi Wadani di Bali.

(Baca juga: Pindah Hindu, Sukmawati Soekarnoputri Mandi Air Laut di Pantai Lovina)

Dia mengatakan, salah satu alasannya pindah ke Hindu karena merupakan agama leluhurnya. Bahkan, Sukmawati mengaku ketertarikan terhadap Hindu sudah ada sejak 66 tahun lalu. Nenek Sukmawati atau ibu Soekarno, Ida Ayu Nyoman Rai merupakan pemeluk agama Hindu yang berasal dari Singaraja

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas meminta agar Sukmawati tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

"Saya meminta kepada ibu Sukmawati karena ibu sudah pindah agama maka jadilah ibu pengikut agama hindu yang baik. Untuk itu jagalah persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa ini dengan baik. Karena ibu sekarang sudah tidak beragama islam lagi maka ibu fokus sajalah dengan agama ibu yang baru tersebut dan kami umat Islam akan menghormatinya," kata Anwar, Sabtu (30/10/2021).

(Baca juga: Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Ini Reaksi Muhammadiyah)

"Untuk itu saya berharap supaya kita saling hormat menghormati dan mari kita hidup berdampingan secara damai. Dan jangan ada cerca mencerca serta jelek menjelekkan diantara kita karena itu akan merusak hubungan baik kehidupan antar umat beragama di negeri ini," sambungnya.

Dia juga tidak mempersoalkan, apabila Sukmawati memang sudah tidak berkenan dengan keyakinan dan ibadah serta hal-hal yang menyangkut muamalah dan ketentuan-ketentuan dalam Islam.

"Untuk itu jangan lagi ibu berkomentar dan mengurusi apalagi merendahkan agama yang ibu tinggalkan tersebut dengan menuding atau menyindir Islam dan umat Islam yang tidak toleranlah yang macam-macamlah,”ujarnya.

“Ibu adalah anak dari presiden Soekarno yaitu seorang tokoh dan bapak bangsa yang beragama islam yang telah berjuang mati-matian untuk mempersatukan bangsa indonesia yang sangat pluralis ini baik dari suku bahasa dan agama serta golongan,”jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya