SMK di Jambi Diserang Puluhan Orang, Penjaga Sekolah Diancam Celurit dan Motor Dirusak

Azhari Sultan, Jurnalis
Sabtu 30 Oktober 2021 01:01 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

JAMBI - SMKN 3 yang berada di kawasan Paal X, Kotabaru, Kota Jambi diserang puluhan orang yang diduga pelajar dengan menggunakan senjata tajam.

Beruntung, salah seorang yang mengaku penjaga sekolah berinisial CP selamat dari aksi penyerangan di sekolah tersebut.

Namum, dirinya mengaku diancam dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Tidak hanya itu, handphone android miliknya dirampas pelaku dan dibanting di depannya.

Bahkan, motor milik ayahnya yang dibawa korban ikut dirusak para pelaku yang diparkir di pos penjagaan.

Tidak diketahui apa motif penyerangan tersebut, tapi diduga akibat buntut dari motor salah seorang pelajar SMKN 3 dirusak oknum pelajar SMAN 6, Kota Jambi.

CP yang ditemui di halaman sekolah mengaku kejadiannya sekitar pukul 13.30 WIB. Puluhan orang yang diduga pelajar mendatangi sekolah.

Saat itu, dirinya akan menutup pintu pagar sekolah. Mendadak, datang gerombolan pelaku dengan menggunakan kendaraan bermotor.

"Lebih dari 20 orang bang. Mereka menggunakan motor, ada yang gonceng tigo (tiga). Bawa tas, celana sekolah, jaket dan bawa senjata," ujarnya, Jumat (29/10/2021).

Diceritakannya, mereka menerobos masuk pagar yang akan dikunci dirinya. Salah satu dari mereka langsung membentak.

"Kau anak sekolah sini yo?" katanya menirukan ucapan pelaku. "Tidak, saya penjago sekolah," jawab CP.

Namun, saat menanyakan tersebut, dirinya diancam dengan senjata tajam jenis celurit yang terhunus ke atas siap menebas tubuh CP.

Beruntung, ada teman pelaku lain menghardik temannya tersebut sembari berkata, "jangan". "Jangan, sudah. Bukan budak itu," ujarnya menirukan kembali ucapan yang didengarnya tadi.

Tidak puas, sejumlah pelaku menghancurkan kaca penjagaan sekolah hingga mengalami rusak berat. Bahkan handphone milik CP ikut dirusak pelaku.

"Hp aku dibantingnyo bang hingga rusak. Motor bapak aku disamping pos ikut dirusak juga," imbuhnya.

Sedangkan Kepala Sekolah SMKN 3 Hendri Peta saat di lokasi kejadian menyanyangkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian diduga buntut anak didiknya yang rumah tempat tinggalnya dekat dengan SMAN 6.

"Saat pulang, dia diduga dianiaya oknum pelajar tersebut dan motornya dirusak. Tapi saat ini sudah damai," ujarnya.

Diakuinya, kedua belah pihak sekolah sudah bertemu. "Pihak SMAN 6 sudah minta maaf tadi," imbuh Hendri.

Terkait siapa yang menyerang sekolahnya, dia tidak ingin berprasangka. "Biarkan pihak polisi yang menyelidikinya. Kita tidak tahu yang menyerang sekolah kami itu siapa," tuturnya.

Sedangkan, Kapolsek Kotabaru Kompol Afrito Marboro saat dihubungi mengatakan hanya membubarkan saja. "Kami hanya membubarkan saja," tandasnya singkat.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya