Ia menyebutkan ketiga awak kapal adalah nakhoda Jamal dan dua anak buah kapal (ABK) bernama Nasrin dan Burhan. Mereka dibawa ke rumah sakit untuk dipastikan kondisi kesehatannya.
Menurut Melkianus, kapal dan awaknya cukup beruntung karena dalam beberapa hari ini perairan Selat Makassar yang menjadi alur pelayaran KM Arrachman hingga Tarakan dalam kondisi cukup bersahabat.
Meski terbawa arus kembali ke selatan, kapal dan awaknya selamat tak kurang suatu apa pun juga. Belum diketahui apa penyebab mesin mati hingga menyebabkan kapal terombang-ambing sampai 2 hari hingga dianggap hilang.
(Angkasa Yudhistira)