JAKARTA – Sebanyak 2.208 rumah yang tersebar di 7 kecamatan wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terendam banjir pada Kamis (11/11/2021) malam.
Hal itu sebagaimana data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB yang berhasil dihimpun BPBD Kabupaten Ketapang.
"Sebanyak 2.208 rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Meluasnya dampak banjir ini juga tercatat dari yang sebelumnya terdapat 13 desa terdampak kini menjadi 21 desa," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.
Muhari menjelaskan, selain menyebabkan rumah warga terendam, banjir ini berdampak pada sejumlah fasilitas umum di antaranya 1 sarana ibadah, 1 kantor desa, 1 gedung serbaguna, 1 lapangan sepak bola, dan 1 lapangan bola voli. Ketinggian muka air berkisar antara 20 - 50 sentimeter.
"Hasil pemantauan di lapangan, saat ini kondisi banjir di beberapa titik mengalami kenaikan,: katanya.
BPBD Kabupaten Ketapang mengimbau para warga untuk selalu waspada terhadap banjir susulan, dengan memantau perkembangan debir air di Sungai Pawan.
Sementara itu, banjir juga terjadi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Kamis (11/11) pukul 17.00 WITA.
Baca Juga : Banjir dan Longsor Landa 2 Kecamatan di Pasaman Sumbar, 144 Rumah Rusak
BPBD Kota Banjarbaru melaporkan terdapat tiga kecamatan yang terdampak kejadian ini yakni Kecamatan Cempaka, Banjar Baru Selatan, dan Landasan Ulin. Tim dari BPBD Kota Banjarbaru diturunkan guna melakukaan pendataan dan kaji cepat dilapangan.
Dalam upaya mengantisipasi adanya potensi banjir susulan, evakuasi terhadap warga masih dilakukan mengingat kondisi dilokasi saat ini masih hujan ringan.
Antisipasi dampak fenomena La Nina yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hendaknya dapat dilakukan secara bijak. Pengembalian fungsi lahan juga dianggap perlu. Upaya pencegahan deforestasi secara besar-besaran terus diperkuat agar fungsi lahan maupun hutan dapat dikembalikan sebagai daerah penyerapan air yang optimal.
(Erha Aprili Ramadhoni)