Uji coba itu dilakukan saat ketegangan berlanjut dengan AS menyusul uji coba rudal lanjutan China sebelumnya tahun ini.
Gambar satelit handout yang dirilis oleh Maxar Technologies pada 8 November 2021 menunjukkan target yang menggambarkan sebuah kapal induk di daerah Ruoqiang di Gurun Taklamakan, di wilayah Xinjiang barat China.
Pada Agustus lalu, Beijing diduga menguji rudal nuklir hipersonik yang mengorbit bumi dan menangkap pejabat AS.
Menurut sumber dalam kepada Financial Times, rudal itu hanya meleset dari target yang dimaksudkan sejauh 20 mil.
Sumber tersebut mengatakan China menunjukkan "kemampuan luar angkasa canggih yang mengejutkan intelijen AS."
"Kami telah memperjelas kekhawatiran kami tentang kemampuan militer yang terus dikejar China, kemampuan yang hanya meningkatkan ketegangan di kawasan dan sekitarnya,” terang juru bicara Pentagon John Kirby.
China diketahui terus meningkatkan kekuatan militernya karena sepertinya akan menyaingi kemampuan Amerika Serikat (AS).
Tindakan terbaru yang dilakukan para pejabat di Beijing adalah membuat tiruan dari kapal induk AS untuk digunakan sebagai latihan sasaran untuk misilnya.
(Susi Susanti)