Ini mengakibatkan orang tersebut tidak lagi amanah untuk bekerja demi negara, tetapi untuk keperluan pribadinya. Yang lebih menyeramkan, orang ini bisa jadi melakukan ini tanpa sepengetahuan dia.
"Bisa jadi pikirannya udah dibelok-belokin. Dia nggak lagi bekerja untuk national interest, melainkan karena personal interest," lanjutnya.
Menurut Hendro, Klandestin sulit untuk diatasi karena pelakunya umumnya berasal dari kalangan dekat, seperti teman sendiri.
"Kita sering cerita ke teman kita. Tanpa sadar kita cerita informasi-informasi penting, dan dia cerita ke atasan. Dia sendiri nggak sadar dan nggak merasa kalau lagi dipakai. Informasi sampai begitu aja ke atasan," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )