Sementara itu Khatijah mengatakan, saat dirinya dan suami mengetahui ada kebakaran saat sedang dipasar. Maka keduanya bersama dengan anak langsung bergegas kabur. Sehingga tidak dapat menyelamatkan barang apapun termasuk pakaian.
"Barang-barang udah habis baju habis semua rak piring barang-barang enggak sempat bawa apa-apa. Habis kalau saya bawa api udah makin gede, angin kencang," ucap Katijah.
Menurutnya Khatijah, sejak dirinya tinggal 35 tahun sejak 1979. Di daerahnya tersebut belum pernah mengalami kebakaran hebat seperti kemarin. Pasalnya selama ini jika ada kebakaran maka akan cepat teratasi.
"Di sini sih jarang kebakaran yah. Pernah juga sih tapi kecil dan itu juga cepat teratasi. Tapi kemarin sangat beda, api cepat membesar dan merembet di sekitar," tuturnya.
Akibat kebakaran hebat ini, Khatijah dan Suherman bersama anak tunggal mereka mengungsi di rumah kerabat yang tak jauh dari Pasar Sidang atau tempat tinggalnya yang kini tengah rata dengan tanah.
(Arief Setyadi )