Novia bercerita kepada temannya AN itu bahwa, ia telah hamil empat bulan yang diduga merupakan akibat perbuatan R. Kejadian itu bermula, ketika Novia dibawa ke sebuah penginapan oleh R. Masih dari postingan akun itu, disebutkan Novia diberi obat yang diduga obat tidur.
Sekitar empat bulan setelah itu, Novia baru menyadari dirinya hamil. Dan, ia langsung melaporkan ke R. Oknum polisi inisial R disebut sempat meminta gugurkan kandungan Novia. Tapi ditolak. Setelah itu tidak ada kejelasan dari R.
Alhasil, Novia pergi ke orangtua R. Awalnya orangtua R sepakat untuk bertanggung jawab. Namun, ketika bertemu ibu dari Novia, hal itu berubah. Pasalnya, hubungan R dan Novia disebut belum bisa mengarah ke jenjang yang serius. Alasannya, R masih punya kakak yang belum menikah dan masih awal menjadi polisi.
Baca juga: Polisi: Novia Widyasari Lakukan Aborsi Dua Kali
Oknum polisi yang bertugas di Polres Pasuruan, R terancam dipecat usai Novia melakukan aborsi. Polisi juga masih mendalami sejumlah keterangan dan barang bukti yang menyebabkan mahasiswi cantik UB itu nekat bunuh diri.
Baca juga: Polda Jatim Amankan Oknum Polisi Paksa Novia Widyasari Aborsi hingga Nekat Bunuh Diri
Slamet menambahkan, korban diketahui bunuh diri dengan menegak potasium. Hal itu berdasarkan hasil labfor. Sementara barang bukti yang digunakan untuk menggugurkan kandungannya adalah sikotek.
"Sampai hari ini tidak ditemukan unsur kekerasan," tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )