Legenda Gunung Semeru: Tempat Bersemayam Pandawa Lima dan Kemunculan Goro-Goro

Mohammad Adrianto S, Jurnalis
Selasa 07 Desember 2021 12:42 WIB
Gunung Semeru meletus/Antara
Share :

LUMAJANG - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur memuntahkan lahar dingin dan abu vulkanik pada Sabtu, 4 Desember 2021.

Akibatnya, 22 orang meninggal dalam meletusnya gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa ini. Ribuan warga mengungsi karena terdampak erupsi.

(Baca juga: Misteri Gunung Semeru: Pasak Bumi di Tanah Jawa hingga Pembawa Petaka)

Gunung Semeru memang memiliki banyak cerita mistis yang kerap dipercaya masyarakat Jawa. Berbagai kisah mengenai gunung yang memiliki nama lain sebagai "Mahameru" ini sudah banyak beredar di antara orang Jawa.

 (Baca juga: Mengenang Soe Hok Gie dan Idhan Lubis yang Meninggal Dalam Dekapan Semeru)

Dalam bahasa Jawa Kuno sendiri, Mahameru sendiri memiliki arti "sudah dahsyat". Kata "Maha" berarti 'sangat', dan "Meru" yakni puncak atau kerucut.

Puncak dari Gunung Semeru disebut sebagai bersemayamnya para satria Pandawa Lima, yakni Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Gunung Semeru memiliki kaitan erat dengan kepercayaan masyarakat Hindu.

Diketahui, adalah Empu Barada, sosok orang suci dalam kepercayaan Hindu yang membelah wilayah kerajaan Prabu Airlangga menjadi dua, yaitu Janggala dan Kediri.

Dirinya terbang sembari mengucurkan kendi yang berisi air, yang kemudian berubah jadi Sungai Brantas, membelah wilayah kerajaan tersebut menjadi dua wilayah.

Ada pun kisah perwayangan yang menceritakan munculnya sosok Goro-Goro setelah Gunung Semeru meletus. Ini menandakan babak akhir dari zaman.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya