Dirinya berharap bisa memulai kehidupan baru setelah pertanian cabai, hewan ternak sapi, dan rumahnya terkubur dengan material erupsi Gunung Semeru. Ia ingin nanti bisa mendapatkan bantuan untuk berwirausaha berdagang agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
Mengingat sebenarnya Poniman ini juga merupakan penerima bantuan keluarga tak mampu yang tiap bulannya menerima uang Rp800 ribu per bulan.
"Uang itu tapi kan dipakai kebutuhan anak - anak sekolah, beli seragam, untuk biaya sekolah, beli sembako," tuturnya.
Baca juga: Hujan Guyur Kawasan Gunung Semeru, Sejumlah Warga Panik
Pria yang berprofesi sebagai petani ini mengeluhkan kurang meratanya distribusi bantuan. Mengingat sejauh ini beberapa bantuan seperti selimut, uang, belum diterimanya.
"Mau minta juga nggak enak, malu minta. Saya nggak mau minta-minta, malu saya, yang justru kena malah nggak dapat," tukasnya.