Gelombang pasang laut setiap tahunnya makin mendekat ke daratan hingga ke pemukiman. Akibatnya, lokasi pemakaman yang dulunya daratan kini telah menjadi lautan.
Menurut warga, Zainuddin, tak hanya makam yang hancur akibat diterjang gelombang pasang tinggi. Beberapa rumah warga juga telah rusak dan memilih pindah ke tempat aman.
Daratan yang dulunya sejauh kurang lebih 50 meter dari bibir pantai kini tersisa 5 meter saja dalam kondisi normal.
Namun, saat memaski bulan Desember, air laut akan menyapu seluruh daratan hingga pohon pohon kelapa di lokasi ini bertumbangan satu per satu. Sebagian warga sekitar yang memiliki makam keluarga di lokasi pun memilih memindahkan ke lokasi makam yang baru tak jauh dari tempat ini.
Sayangnya, masih banyak makam yang belum sempat dipindahkan terlebih yang belum diketahui oleh keluraga mereka.
(Arief Setyadi )