Meski demikian, ia menyebutkan tidak ada korban jiwa akibat meluapnya Sungai Nou tersebut, tetapi banyak barang dan ternak warga yang hanyut atau rusak akibat terendam banjir.
"Yang kita evakuasi ada sebanyak 83 warga, dan warga yang mengungsi ke rumah warga yang rumahnya ada lantai II kita perkirakan kurang lebih ratusan," ujarnya.
Salah seorang warga lingkungan I, Kelurahan Ilir yang biasa dipanggil Akong memberitahu jika puncak air mulai menggenangi rumah warga sekitar pukul 03.00 WIB.
"Di lokasi kami, baru terjadi kembali air Sungai Nou meluap dan merendam rumah warga setelah 18 tahun yang lalu, ketinggian air ada yang setinggi pinggang saya dan ada yang sampai leher," pungkasnya.
(Awaludin)