Kyai Miftah - Gus Yahya Duet Pimpin PBNU, Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo Ucapkan Selamat

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 24 Desember 2021 13:08 WIB
Hary Tanoesoedibjo/ MPI
Share :

JAKARTA- Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengucapkan selamat atas terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan KH Miftachul Akhyar yang kembali terpilih sebagai Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) periode 2021-2026 pada Muktamar ke-34 NU di Lampung.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

"Selamat atas terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketum PBNU dan KH Miftahul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU," kata Hary, Jumat (24/12/2021).

 

Hary meyakini kemimpinan keduanya akan meneruskan semangat NU dalam mengokohkan Persatuan Indonesia.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com atau hubungi (021) 5068200 dan (WA) 081901002376

"Warisan terbesar para pendiri NU adalah persatuan dan kesatuan. Dengan kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, maka akan tercipta kehidupan rakyat Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," kata Hary.

Partai Perindo menyambut baik terpilihnya kepemimpinan PBNU hasil Muktamar ke-34 NU tersebut.

"Alhamdulillah proses pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU pada Muktamar Ke-34 NU di Lampung berlangsung lancar, damai dan demokratis serta bermartabat," kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq yang hadir dalam Multamar ke-34 NU di Lampung, Jumat (24/12/2021).

Para muktamirin, lanjutnya, telah menunjukkan kematangan dan integritasnya sebagai panutan umat dalam menentukan pemimpin puncak PBNU masa khidmad 2021-2026.

Dia memaparkan Rais Aam KH. Miftachul Akhyar adalah sosok yang alim dan bersahaja.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf adalah tokoh muda yang mumpuni dan cerdas.

Duet Rais Aam-Ketua Umum PBNU, katanya, mencerminkan proses regenerasi dan kaderisasi yang akan mampu membawa perubahan lebih baik bagi jam'iyah dan jamaah NU.

 

"Insya Allah mampu berkontribusi secara optimal dalam mewujudkan kehidupan keagamaan dan kebangsaan yang teduh, mencerahkan dan mengokohkan integrasi nasional."

Partai Perindo, lanjutnya, juga mengapresiasi kepemimpinan dan sinergi dari 2 periode kepemimpinan KH Said Aqil Siradj.

Kita harapkan, lanjutnya, kepemimpinan baru PBNU dapat membangun kerja sama yang sinergis antarelemen masyarakat, baik dalam skala nasional maupun global untuk dunia yang damai, adil dan toleran, serta untuk kemaslahatan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya